Kamis, 16 Oktober 2014

Bioskop Bertemakan “Jalanan”

Siapa yang tidak mengenal salah satu jenis sarana tempat menonton film-film baru yang sekarang sudah bisa dijumpai hampir diseluruh kota-kota besar Indonesia. Bioskop memang selalu digemari oleh masyarakat Indonesia dikarenakan banyaknya film-film yang selalu bermunculan di Tanah Air, film karya anak bangsa maupun mancanegara. Salah satu jenis bioskop yang terkenal sekarang ini adalah Blitz Megaplex. 

Blitz Megaplex Bekasi Cyber Park

Blitz Megaplex yang satu ini terbilang unik dan menarik. Blitz Megaplex Bekasi Cyber Park adalah salah satu bioskop yang terletak di Jalan K.H Noor Alie No.177, Bekasi, Jawa Barat. Tempatnya sangat strategis karena berada di tengah mall-mall besar. Blitz Megaplex Bekasi Cyber Park ini juga dekat dengan salah satu Universitas. Hal ini menjadi faktor plus untuk mendapatkan pengunjung karena dapat dipastikan bahwa  sebagian besar pengunjung Bioskop adalah anak-anak muda.

Semenjak dibuka di Bekasi Cyber Park, Blitz Megaplex ini mendapat perhatian yang cukup memuaskan dari para pecinta film. Blitz Megaplex ini berbeda dari blitz-blitz lain dikarenakan konsep yang dipakai oleh pihak kreatif blitz tersebut. Blitz Megaplex ini menggunakan konsep "jalanan". Blitz BCP ini menghadirkan suasana yang biasa dilihat di jalan raya. Ketika memasuki area Blitz, pengunjung akan disuguhi oleh pemandangan yang tidak biasa seperti teleivisi-televisi yang disusun secara artistik di sepanjang dinding. Selain itu dinding-dinding Blitz ini juga dilukis dengan seni 'grafiti' warna-warni yang mencolok dan menarik perhatian.

Seni grafiti  menghiasi dinding Blitz Megaplex

Penerangan Blitz ini juga berbeda dari yang lain. Pihak Blitz tidak hanya menggunakan lampu neon biasa saja tetapi menggunakan kaleng bekas kerupuk yang biasa ada di warung-warung sebagai framenya sehingga lampu-lampu itu tampak seperti lampu sorot.

Lampu-lampu sorot buatan yang menerangi ruangan

Jika pengunjung masuk lebih dalam lagi, akan terlihat area permainan basket kecil untuk para pengunjung yang ingin menunggu mulainya film sambil bermain. Tempat duduk yang disediakan juga unik. Ada tempat duduk yang berbentuk seperti bentuk huruf U. Tempat duduk ini menyerupai arena permainan Skateboard. Ada juga yang dibentuk dengan ban-ban mobil warna-warni.

Arena Permainan Basket kecil

Selain konsepnya yang mencerminkan anak muda, Blitz ini juga mempunyai banyak studio. Blitz BCP ini mempunyai 9 studio yang semuanya berfungsi. Harga tiket Blitz ini juga terbilang murah. Ketika weekdays harga tiketnya hanya RP 20.000-25.000. Harga ini sangat cocok untuk para penonton-penonton muda. Terlebih lagi Blitz BCP ini menawarkan harga Morning shows, yang artinya menonton bisa lebih murah dari harga awal pada jam-jam tertentu yang sudah ditentukan oleh pihak pengelola. 

Bagaimana? Tidak ada salahnya untuk mencoba mengunjungi Blitz yang satu ini, kan. 

Minggu, 05 Oktober 2014

A Little Information About Shibuya

Shibuya.. yep, you probably fimiliar with the name or maybe the place itself. The name "Shibuya" is often used for the shopping district that surrounds Shibuya Station in Tokyo, Japan. What you probably don't know is that Shibuya wasn't always a shopping district. It has, like any other places, its own history.
Let's talk about Shibuya's history for a sec!

Shibuya was actually the site of a castle for the Shibuya family to reside the member of the family back in 11th century and through the Edo period. In 1885, Shibuya started to emerge as railway terminal for southwestern Tokyo. Shibuya. then, became a town in 1909 and the Shibuya town emerged with the neighboring towns of Sendagaya (that included modern Harajuku) and Yoyohata forming The Shibuya Ward of Tokyo City in 1932. Tokyo City became Tokyo Metropolis in 1943, and the current special ward was established on March 15, 1947.
 
Shibuya station sometime between 1912 and 1926

One of the stories that always comes up when we talk about Shibuya is of course the story of Hachiko, a dog who waited on his late master at Shibuya Station every day from 1923 to 1935, later becoming a celebrity for his loyalty. 

Shibuya in 1952

Shibuya also became known as the center for IT industry in Japan in 1990s. At that time, Shibuya was often called "Bit Valley" because the word "Shibuya" literal meaning is "Bitter Valley" as well as Bit, a term that we know refer to computer digits.

Now, Shibuya is known as a popular district for fashion fans and many designers. Fashion and entertainment are the most important industries of the city at this time, making this city full of young people and also as a major nightlife area.









References:
http://markystar.wordpress.com/2013/03/19/why-is-shibuya-called-shibuya/
http://www.dannychoo.com/en/post/25723/History+of+Shibuya.html
http://www.virtualjapan.com/wiki/Shibuya
http://en.wikipedia.org/


Jumat, 26 September 2014

NEWS

Berita berasal dari bahasa sansekerta "Vrit" yang dalam bahasa Inggris disebut "Write" yang arti sebenarnya adalah "Ada" atau "Terjadi". News (Berita) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Berita adalah laporan, karangan atau, informasi mengernai suatu kejadian atau peristiwa terkini. Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, menarik dan penting bagi sebagian besar khalayak melalui media berkala seperti surat kabar, radio, televisi, atau media online internet. 

Dalam menulis berita kita tidak bisa sekedar menulis. Kualitas suatu berita harus memenuhi kriteria umum penulisan, yaitu 5W+1H yang sudah menjadi "pegangan" bagi seorang jurnalis

Berikut merupakan contoh sebuah berita yang saya coba tulis dengan unsur 5W+1H:

Perumahan Elite di Bekasi Terbobol Maling

Pencurian rumah terjadi di perumahan Galaxy, Bekasi, milik seorang warga bernama Harimeta, Selasa (16/12/2014). 

Pencurian rumah tersebut terjadi pada siang hari. Kondisi komplek tersebut terbilang sepi. Pelaku pencurian diduga berkedok sebagai kurir antar barang elektronik yang menggunakan mobil mini bus. Pelaku pencurian dengan leluasa masuk ke dalam komplek perumahan. Menurut saksi mata, pelaku yang melakukan pencurian masuk ke rumah korban atas izin pembantu rumah tangga korban yang saat itu hanya sendiri di rumah. Tidak lama setelah itu, para pelaku mulai melakukan aksi mereka. Beberapa barang elektronik seperti televisi dan seperangkat komputer diangkut ke dalam mobil pelaku. Dikarenakan tidak adanya pemberontakan dari pihak korban dan seragam yang dikenakan para pelaku, salah satu saksi yang melihat mengira bahwa para pelaku hanya mengantar barang baru serta memindahkan barang-barang lama korban.

Sela satu jam setelah pelaku pergi dari lokasi, pembantu rumah tangga korban keluar dari rumah dan langsung melaporkan kejadian kepada pihak RT setempat bahwa rumah majikannya kecurian dan ketika pencurian itu terjadi, pembantu rumah tangga itu diancam dengan menggunakan sebuah pisau untuk tidak berteriak minta tolong dan kedua tangannya diikat. Pihak RT dengan segera melaporkan pencurian ini ke polisi.

Kejadian tersebut merupakan pencurian kedua setelah salah satu motor warga lenyap dicuri tiga bulan sebelum kejadian ini terjadi. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi lagi, pihak warga menambah armada keamanan untuk komplek dan juga mengganti portal komplek dengan menggunakan gerbang menggunakan kunci, sehingga tidak sembarang orang yang bisa masuk ke dalam komplek perumahan tersebut. 

Jumat, 27 Juni 2014

Sumber Daya Manusia dan Keorganisasian

Langkah-langkah dalam Penyediaan Sumber Daya Manusia dan Tahap-tahap Seleksinya

Berikut dijabarkan langkah-langkah dalam penyediaan SDM dan tahap-tahap seleksinya:

1. Perekrutan karyawan
Penarikan tenaga kerja adalah langkah pertama di dalam menyediakan
sumber daya manusia bagi organisasi kewiraswastaan setiap kali
terdapat posisi yang kosong.

2. Seleksi calon karyawan
Seleksi tenaga kerja adalah penyaringan awal dari calon sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah untuk memperkecil hingga jumlah yang relatif sedikit calon karyawan dari mana seseorang akhirnya akan disewa.

3. Pelatihan karyawan
Pelatihan karyawan adalah keterampilan yang diajarkan pihak perusahaan kepada karyawannya.

4. Penilaian hasil kerja
Penilaian tentang hasil kerja yang telah dilakukan oleh karyawannya, apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.
 Seleksi
Adalah pemilihan individu untuk disewa dari semua individu-individu yang telah direkrut

Tahap-Tahap Proses Seleksi

• Penyaringan Pendahuluan dari rekaman, berkas data, dll
• Wawancara Pendahuluan
• Tes Kecerdasan (intelegence)
• Tes Bakat (Aptitude)
• Tes Kepribadian (Personality)
• Rujukan Prestasi (Performance References)
• Wawancara Dianostik
• Pemeriksaan Kesehatan
• Penilaian Pribadi

Dua alat yang sering digunakan untuk membantu proses seleksi adalah :

1. Ujian (testing)
sebagai penelitian kualitas sumber daya manusia yang relevan untuk menjalankan tugas atau jabatan yang tersedia.

Dibagi menjadi empat kategori :
- tes bakat (aptitude test), mengukur potensi individu untuk melaksanakan
beberapa tugas. Test bakat dibedakan dengan pengukuran kecerdasan umum sementara yang lainnya mengukur kemampuan khusus, seperti mekanial.

- tes pencapaian (achievement test), mengukur tingkat keterampilan atau
pengetahuan yang dimiliki oleh individu dalam bidang tertentu
dinamakan test pencapaian. Keterampilan dan pengetahuan ini mungkin
diperoleh melalui berbagai aktivitas pelatihan atau pengalaman nyata.

- tes minat vokasional (vocational interest test), berusaha mengukur minat individu di dalam melaksanakan berbagai jenis aktivitas dan diatur dengan asumsi bahwa orang-orang tertentu melaksanakan tugas dengan baik karena aktivitas pekerjaan tersebut menarik bagi mereka. Tujuan dasar dari tipe test ini adalah untuk membantu memilih individu-individu yang menemukan aspek tertentu dari posisi yang lowong adalah menarik.

- tes kepribadian (personality test), menguraikan dimensi kepribadian individu, seperti kematangan emosional, subyektivitas, atau obyektivitas.

2. Pusat Penilaian (assesment Center)
suatu program, dan bukannya tempat, dimana peserta tergabung dalam sejumlah individu dan kelompok latihan yang dibentuk untuk menstimulasi aktivitas-aktivitas penting pada tingkat dimana peserta berharap untuk bisa mencapai suatu tingkatan tertentu.

sementara Pelatihan (Training) adalah proses pengembangan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya akan membuat sumber daya tersebut menjadi lebih produktif dan, karenanya bisa menyumbang bagi pencapaian tujuan organisasional.

Tujuan Perencanaan Organisasional 

Perencanaan organisasional mempunyai 2 tujuan, yaitu untuk tujuan Perlindungan (Protective) : meminimisasikan resiko dengan mengurangi ketidakpastian di sekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakan manajerial yang berhubungan dan tujuan Kesepakatan (Affirmative) : meningkatkan tingkat keberhasilan organisasional.

Henry Fayol mengemukakan enam belas garis pedoman umum ketika mengorganisasikan sumber daya. Enam belas pedoman itu adalah 

  1. Menyiapkan dan melaksanakan rencana operasional secara bijaksana
  2. Mengorganisasi aset kemanusiaan dan bahan sehingga konsisten dengan tujuan-tujuan sumber daya
  3. Menetapkan wewenang tunggal, kompeten, energik
  4. Mengkoordinasikan semua aktivitas-aktivitas dan usaha-usaha
  5. Merumuskan keputusan yang jelas dan tepat
  6. Menyusun bagi seleksi yang efisien sehingga tiap-tiap departemen dipimpin oleh seorang manajer
  7. Mendefinisikan tugas-tugas
  8. Mendorong inisiatif dan tanggung jawab
  9. Memberikan balas jasa yang adil dan sesuai bagi jasa yang diberikan
  10. Memberikan sanksi terhadap kesalahan dan kekeliruan
  11. Mempertahankan disiplin
  12. Menjamin bahwa kepentingan individu konsisten dengan kepentingan umum dari organisasi
  13. Mengakui adanya satu komando/pimpinan
  14. Mempromosikan koordinasi bahan dan kemanusiaan
  15. Melembagakan dan memberlakukan pengawasan
  16. Menghindari adanya pengaturan, birokrasi dan kertas kerja
Kentungan dan Kerugian dalam Pembagian Tenaga Kerja 

Konsep pembagian tenaga kerja diberikan pada berbagai bagian tugas tertentu diantara sejumlah anggota organisasi sehingga produksi dibagi menjadi sejumlah langkah-langkah/tugas-tugas dengan tanggung jawab penyelesaian yang diberikan pada individu tertentu

Keuntungan :
  1. Pekerja berspesialisasi dalam tugas tertentu sehingga keterampilan dalam tugas tertentu meningkat
  2. Tenaga kerja tidak kehilangan waktu dari satu tugas ke tugas yang lain
  3. Pekerja memusatkan diri pada satu pekerjaan dan membuat pekerjaan lebih mudah dan efisien
  4. Pekerja hanya perlu mengetahui bagaimana melaksanakan bagian tugas dan bukan proses keseluruhan produk
Kerugian :
  1. Pembagian kerja hanya dipusatkan pada efisiensi dan manfaat ekonomi yang mengabaikan variabel manusia.
  2. Kerja yang terspesialisasi cenderung menjadi sangat membosankan yang akan berakibat tingkat produksi menurun.
Wewenang Manajer

Wewenang adalah hak untuk melaksanakan atau memerintah. Wewenang memungkinkan pemegangnya bertindak dengan cara tertentu dan mempengaruhi secara langsung tindakan orang lain melalui perintah yang dikeluarkan

Wewenang didefinisikan sebagai karakter komunikasi dengan mana ia diterima oleh individu sebagai penentuan tindakan yang akan diambil oleh individu dalam sistem. 

Menurut Chester Barnard akan makin banyak perintah manajer yang diterima dalam jangka panjang jika :
  1. Saluran formal dari komunikasi digunakan oleh manajer dan dikenal semua anggota organisasi
  2. Tiap anggota organisasi telah menerima saluran komunikasi formal melalui mana dia menerima perintah
  3. Lini komunikasi antara manajer bawahan bersifat langsung
  4. Rantai komando yang lengkap
  5. Manajer memiliki keterampilan komunikasi yang memadai
  6. Manajer menggunakan lini komunikasi formal hanya untuk urusan  organisasional
  7. Suatu perintah secara otentik memang berasal dari manajer
Referensi: http://ashur.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.1

Sabtu, 26 April 2014

Tentang Broadway!

Broadway adalah jalan di New York yang telah datang untuk melambangkan hidup dan hiburan teater musikal di seluruh dunia. Hari ini daerah, diketahui wisatawan dan teater-penonton, membentang dari W.41st Street, di mana Teater orang Belanda terletak, hingga W. 53 Teater Broadway Street. Hanya empat bioskop terletak fisik di Broadway, Marquis Street 46, Istana di 47 Street, Winter Garden di Jalan 50 dan Broadway di 53. Semua rumah yang sah lainnya terletak timur atau barat blok ini peregangan dua belas.
Sementara Teater Broadway adalah bentuk teater profesional yang paling dikenal oleh publik Amerika dan yang paling banyak menghasilkan uang bagi para pemeran, teknisi dan yang lainnya yang terlibat dalam pertunjukan teater tersebut. Bersama dengan Teater West End di London, Teater Broadway biasanya menjadi rujukan utama dari teater komersial kelas tinggi di negara-negara yang berbahasa Inggris.

Teater Broadway, atau sebuah Pertunjukan Broadway, merujuk pada sebuah pertunjukan, biasanya sebuah drama atau drama musikal, yang tampil di salah satu dari 39 teater profesional yang berkapasitas 500 tempat duduk atau lebih yang terletak di bilangan Theatre District, Manhattan, New York. Pertunjukan-pertunjukan yang hadir di Broadway dan sukses di sana secara historis dianggap sebagai karya-karya yang dibuat untuk konsumsi khalayak ramai dan bukan karya-karya teater yang "mendalam" secara artistik seperti yang diproduksi oleh teater-teater lain di luar Broadway. www.broadway.pl

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Teater_Broadway
id.shvoong.com › Hiburan › Film Musikal‎

Perbedaan Antara Anime dan Kartun

Banyak orang masih sering mengangggap sama Anime dan Kartun. Sebenarnya keduanya adalah produk karya animasi tapi ternyata banyak perbedaanya loh! Perbedaanya diantaranya adalah:

1. Cartoon merupakan buatan barat atau Amerika, Eropa, dst. Anime merupakan buatan Jepang.

2. Genre: Anime dan Cartoon sangat berbeda tentang ini. Kebanyakan cartoon diperuntukan untuk anak kecil, maksudnya lihat aja Ironman. Tokoh utamanya anak kecilkan? Lihat juga Transformer, sama masih diperankan anak kecil walau versi filmnya diperuntukan untuk dewasa. Di Anime sendiri, genrenya terbentang mulai untuk anak kecil kaya Doraemon, sampai yang bisa dikategorikan dewasa seperti “*en*ai” ya atau adegan penuh kekerasan seperti Elfen Lied.

3. Alur cerita. Cartoon lebih sederhana, tokoh utamanya tidak berpikir rumit. Misalnya: ben ten, begitu ada musuh si Ben langsung berubah tuh sesuai dengan kebutuhanya. Dia gak rumit berpikirnya, ide ceritanya sederhana yaitu mengusir alien. Bandingkan dengan Gundam, cerita begitu kompleks dan rada susah untuk dipahami. Saya saja, belum begitu mengerti, tapi pertempurannya seru sekali untuk dinikmati.

4. Cartoon biasanya berbasis saintis kaya X Man, Batman, Spiderman, dll. Ada penjelasan ilmiah untuk semua itu, walaupun tidak semuanya seperti itu. Ada penjelasan logikanya kenapa A begini dan B begitu. Lebih bersifat hiburan untuk anak-anak sampai remaja, sampai kalangan keluarga saja kaya Tarzan, Shark, Tom and Jerry dll.  Anime sendiri juga banyak yang saintis, tapi ide ceritanya lebih banyak seperti yang berbau fight kaya Sowrd Art Online, yang drama juga ada kaya Kiss X Sis, atau yang “Saga” kaya Naruto, Samurai X. Ataupun yang fantasi, kaya One Piece.

5. Cartoon dan Anime lebih mendidik dari Sinetron Indonesia. Di Cartoon jarang ditemui kisah perselingkuhan, percintaan remaja yang lebay, ataupun perkelahian merebutkan perempuan dengan keroyokan. Ataupun kebenciaan karena cemburu, ataupun manusia bisa berkelahi dan naik naga didalam cerita yang secara logika tak disetting seperti itu. Ceritanya jarang dipanjang-panjangkan, kalau tokoh utamanya sudah gak ada. Di anime kita menemukan banyak kata-kata bijak, seperti “kekuatan itu menurutku adalah saat kau jatuh kau masih bisa terus bangkit.” Hinata (Naruto), “seiring dengan kekuatan yang besar, akan ada tanggung jawab yang besar.” Spiderman.

Referensi
http://hiburan.kompasiana.com/film/2013/10/04/beda-loh-cartoon-dan-anime-597566.html

Kewirausahaan

Kewirausahaan atau entrepreneurship berasal dari bahasa Perancis, yaitu Perantara. Kewirausahaan secara umum adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi.

Wirausahawan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan suatu produk atau bisnis baru perusahaan milik sendiri, dengan menggunakan sumber daya (keuangan, bahan baku, tenaga kerja) dengan sebaik-baiknya, tujuannya untuk mendapatkan laba sebanyak-banyaknya. Ciri-ciri atau jenis perilaku seorang wirausahawan antara lain :

  1. Mampu mengidentifikasi peluang usaha baru
  2. Memiliki rasa percaya diri dan selalu bersikap positif
  3. Bertingkah laku seorang pemimpin
  4. Memiliki inisiatif, kreatif, dan inovasi terbaru
  5. Pekerja keras
  6. Berpandangan luas dan memiliki visi misi yang baik
  7. Berani mengambil resiko
  8. Mampu menerima saran dan kritik

Kunci penting seorang wirausahawan adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas.

Karakteristik Wirausahawan Menurut Mc Clelland :

a.     Keinginan untuk berprestasi

b.     Keinginan untuk bertanggung jawab

c.     Preferensi kepada resiko-resiko menengah

d.    Persepsi kepada kemungkinan berhasil

e.     Rangsangan oleh umpan balik

f.     Aktivitas energik

g.    Orientasi ke masa depan

h.    Keterampilan dalam pengorganisasian

i.     Sikap terhadap uang

Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi :

a.       Kemampuan inovatif

b.      Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)

c.       Keinginan untuk berprestasi

d.      Kemampuan perencanaan realistis

e.       Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan

f.       Obyektivitas

g.      Tanggung jawab pribadi

h.      Kemampuan beradaptasi

i.       Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator

Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut Mc Clelland yaitu  kebutuhan untuk berprestasi (n Ach), kebutuhan berafiliasi (n Afill) dan kebutuhan untuk berkuasa (n Pow).


  • Contoh kebutuhan untuk berprestasi (n Ach) yaitu seorang wirausahawan tentu ingin usahanya meraih suatu tingkat pencapaian tertentu dan tidak menjadi usaha yang hanya biasa-biasa saja, misalnya mendapatkan prestasi atau penghargaan top brand award atau best seller record, atau penghargaan-penghargaan lainnya dari berbagai instansi terkait yang menunjukkan bahwa usaha tersebut memiliki prestasi yang tinggi dan bukan sekedar usaha yang biasa-biasa saja.
  • Contoh kebutuhan untuk berafiliasi (n Afill) yaitu suatu usaha tidak dapat 100% benar-benar berdiri sendiri dalam menjalankan usahanya. Dalam berbagai segi bisnis, dibutuhkan rekan atau mitra yang dapat diandalkan untuk menjalankan usaha (mitra usaha ini dapat berupa supplier, distributor, agen, penanam modal, dan lain-lain). Kebutuhan suatu usaha untuk bekerja sama dan berhubungan dengan mitra usahanya ini merupakan contoh kebutuhan untuk berafiliasi. Koneksi yang luas, merupakan salah satu hal penting yang perlu dimiliki oleh seorang wirausahawan.
  • Contoh kebutuhan untuk berkuasa (n Pow) yaitu seorang wirausahawan tentunya ingin menguasai pasar. Selain itu, ada keinginan dari diri sendiri untuk menciptakan lapangan kerja bagi orang lain (memiliki usaha sendiri dan memimpin sejumlah orang/karyawan). Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa seorang wirausahawan memiliki kebutuhan untuk berkuasa (ingin memimpin, bukannya dipimpin).


Sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru, antara lain:


  1. Konsumen, yaitu wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.
  2. Perusahaan yang sudah ada, yaitu wirausahawan harus selalumemperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mencari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga dapat membentuk peluang baru.
  3. Saluran distribusi, merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.
  4. Pemerintah, merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara yaitu melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan suatu produk yang baru, dan melalu peraturan pemerintah terhadap dunia usaha yang memungkinkan muncuknya suatu gagasan tentang usaha baru.
  5. Penelitian dan pengembangan. merupakan suatu kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.


Unsur-unsur analisa peluang pokok yaitu:


  1. Biaya tetap.
  2. Biaya variabel.
  3. Biaya total.
  4. Pendapatan total.
  5. Keuntungan.
  6. Kerugian.
  7. Titik pulang pokok.


Waralaba atau Franchising (dari bahasa Prancis untuk kejujuran atau kebebasan) adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Jenis – jenisnya yaitu Waralaba dalam negeri dan Waralaba luar negeri.

Pemasaran langsung adalah aktifitas total dengan mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan

Teknik alternatif pemasaran langsung :

  1. Periklanan terklasifikasi
  2. Periklanan display
  3. Kiriman pos langsung
  4. Katalog penjualan
  5. Pemasaran tanggapan langsung media


Pemasaran langsung  adalah kegiatan yang total di mana penjualan mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon,pos, atau kunjungan pribadi dari calon pelanggan. Teknik alternatifnya :

  1. Periklanan terklasifikasi (classified advertising)
  2. Periklanan display (display ads)
  3. Kiriman pos langsung (direct mail)
  4. Katalog penjualan (catalog sales)
  5. Pemasaran tanggapan langsung media (media directy renponse marketing)


Dibawah ini adalah bagian – bagian dalam bentuk kepemilikan.

Pemilikan tunggal (firma) merupakan organisasi bisnis kecil paling umum. Perusahaan dimiliki dan dijalankan satu orang. Hanya memerlukan izin dan mendaftar untuk memulai usaha.

Keuntungan: kewajiban hukum yang dipenuhi hanya sedikit dan tidak semahal bentuk kongsi atau perseroan, pemilik tidak membagi laba dengan siapapun, tidak perlu berkonstultasi dengan sesame pemilik atau rekanan sehingga memiliki kekuasaan membuat keputusan dan pengendalian sepenuhnya, pemilik dapat menanggapi kebutuhan-kebutuhan bisnis dengan cepat dalam bentuk keputusan manajemen sehari-hari, dan pemilikan tunggal biasanya bebas dari pengawas pemerintah dan perpajakan khusus.

Kerugian: kewajiban dan tanggung jawab tidak terbatas atas seluruh utang perusahaan, modal yang tersedia jauh lebuh kecil dibandingkan organisasi bisnis lainnya, dan sukar mendapatkan pembiayaan jangka panjang dan sangat tergantung keterampilan pemilik menyebabkan perusahaan tidak stabil.

-         Kongsi merupakan asosiasi dari dua orang atau lebih, yang bertindak sebagai pemilik bersama dari sebuah bisnis. Ayat-ayat perjanjian dari kongsi biasanya dirumuskan untuk menentukan sumbangan masing-masing rekanan kepada bisnis.

Keuntungan: formalitas hukum dan pengeluaran-pengeluaran lebih sedikit dibandingkan dengan persyaratan-persyaratan dalam pendirian perseroan, para rekanan termotivasi untuk menerapkan kemampuan terbaik karena ikut mendapatkan laba, lebih mudah mendapatkan modal besar dan memiliki ketarampilan yang lebih luas dibandingkan firma, dan pengambilan keputusan lebih luas dibandngan perseroan.

Kerugian: terdapat kewajiban tak terbatas minimal bagi seorang rekanan, dapat berakhir kapan saja dan dapat dilanjutkan dengan membentuk kongsi baru, kongsi relatif lebih sukar untuk memperoleh modal dalam jumlah besar dibandingkan perseroan, dan rekanan merupakan agen bisnis itu dan tindakan mereka mengikat rekanan lain.

-         Perseroan merupakan jenis organisasi bisnis paling rumit. Biasanya dibentuk dengan kekuasaan dari sebuah badan pemerintah dan harus menurut hukum dagang, dan peraturan-peraturan pemerintah pusat maupun daerah.

Keuntungan: kewajiban terbatas hanya dalam jumlah saham, kepemilikan dengan mudah dipindahkan keorang lain, memiliki ekstensi hukum yang terpisah, ekstensi perusahaan relative lebih stabil dan permanen sehingga perusahaan dapat berjalan melaksanaan usahanya, pendelegasian kekuasaan pada manajer professional, dan perseroan sanggup menggaji spesialis.

Kerugian: kegiatannya dibatasi oleh akte pendirian sesuai hukum dan perundangan, banyak peraturan pemerintah yang harus diperhatikan, membutuhkan biaya yang besar dalam pendiriannya, dan pajak yang tinggi karena adanya berbagai instasi pemerintah.

-         Perusahaan yang go public biasanya memperoleh cara mudah untuk mendapatkan modal tambahan terutama utang. Tidak hanya pembiayaan hutang tetapi modal ekuitas masa depan lebih mudah diperoleh ketika diperoleh kenaikan harga saham.

Keuntungan: diperolehnya modal ekuitas baru, diperoleh nilai dan kemampuan dialihkan dari aktiva organisasi, kemampuan untuk mendapatkan dana dimasa depan dengan relative lebih mudah, dan mendapatkan prestise.

Kerugian: hilangnya fleksibilitas dan meningkatnya beban administrasi yang diakibatkannya.

Jika usaha anda harus berkahir, berikut adalah alternatif yang wirausahawan gunakan saat usahanya berakhir:

LIKUIDITAS
Kasus kepailitan paling ekstrim adalah ketika wirausahawan  secara sukarela atau dengan berat hati harus melikuidasi semua aktiva usaha yang tidak bias dibebaskan.Jika wirausahawan mengisi petisi kepailitan secara sukarela,maka ventura usahawan tersebut dinyatakan pailit.Biasanya pengadilan akan meminta laporan pendapatan dan pengeluaran lancar.

REORGANISASI
Reorganisasi merupakan alternatif yang kurang ekstrim dari kepailitan.Dalam situasi ini pengadilan memberikan waktu dan ruang kepada usaha ventura untuk membayar hutang-hutangnya.Biasanya situasi ini terjadi karena usaha ventura mempunyai masalah dengan arus kas dan kreditor mulai menekan perusahaan dengan tuntutan hukum,dan lain-lain.Wirausaha merasa bahwa dengan adanya perpanjangan waktu,binis akan bias mempunyai solvabilitas dan likuiditas yang lebih tinggi untuk memenuhi kewajiban hutang-hutangnya.

Kreditor besar atau suatu pihak yang berkepentingan atau kelompok kreditor biasanya akan mengajukan kasus ini di depan pengadilan dan kemudian rencana reorganisasi akan dibuat untuk  menunjukan bagaimana bisnis akan berputar.Rencana ini akan membagi hutang dan kepemilikan kedalam dua kelompok,mereka yang akan dipengaruhi rencana dan mereka yang tidak.

Sekali rencana terselesaikan ia harus disetujui oleh pihak pengadilanPersetujuan rencana ini juga meminta bahwa semua kreditor dan pemilik setuju untuk tunduk dengan rencana reorganisasi eperti yang dikemukakan di depan pengadian.Keputusan yang dibuat dengan rencana reorganisasi biasanya mencerminkan satu atau gabungan dari hal-hal berikut ini :

  1. Perluasan
  2. Substitusi
  3. Penetapan penyelesaian Hutang
RENCANA PERPANJANGAN WAKTU PEMBAYARAN

Jika wirausahawan mempunyai pendapatan tetap,bias dimungkinkan untuk mengajukan perpanjangan waktu pembayaran selama hutang-hutang yang tidak di jamin kurang dari misalnya 10 juta dan hutang-hutangnya di jamin kurang dari 35 juta.Dengan ini wirausahawan membuat rencana pembayaran cicilan dari hutang yang belum dilunaskan.Jika disetujui oleh pengadilan,rencana tersebut mengukat kreditor bahkan jika mereka sebelumnya tidak menyetujui pembayaran secara menyicil.

Wirausahawan harus mengajukan kepada pengadilan  rencana yang pada dasarnya adalah anggaran pendapatan dimasa mendatang dari segi hutang-hutang yang belum dilunaskan.Rencana tersebut harus berisi pembayaran semua klaim yang mendapat prioritas.Dsamping itu rencana tersebut harus menguraikan berapa banyak yang harus dibayarkan sampai semua pembayaran bias terselesaikan.

Klaim yang harus dibayar menurut peringkat adalah sebagai berikut :

  1. Kreditor yang dijamin
  2. Pengeluaran administrative
  3. Klaim yang berasal dari operasi bisnis
  4. Klaim upah dan gaji karyawan
  5. Kontribusi pada tunjangan karyawan
  6. Klaim dari kreditor konsumen
  7. Pajak
  8. Kreditor Umum.

Sumber:
Ahman, Eeng. (2007). Membina Kompetensi Ekonomi. Penerbit : Grafindo Media Pratama, Bandung.
http://materikuliah-septiana.blogspot.com/2011/03/2-perbedaan-wiraswasta-dan-wirausaha.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaanhttp://adesyams.blogspot.com/2009/09/hakekat-kewirausahaan.html
http://robibudiman05.wordpress.com/2014/04/21/kewirausahaan/